Senin, 25 Oktober 2010

kependudukan dan mobilitas sosial

ANTROPOSFER DAN ASPEK KEPENDUDUKAN

Definisi penduduk

Makna penduduk atau warga di suatu negara atau daerah dapat diartikan :
*Orang yang tinggal di daerah tersebut
*Orang yang secara hukum berhak tinggal di negara tersebut, dengan dimilikinya surat resmi untuk tinggal di daerah tersebut
Dalam sosiologi, penduduk diartikan kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu Demografi. Berbagai aspek perilaku menusia dipelajari dalam sosiologi, ekonomi, dan geografi.

Kepadatan penduduk

Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal.
Beberapa pengamat masyarakat percaya bahwa konsep kapasitas muat juga berlaku pada penduduk bumi, yakni bahwa penduduk yang tak terkontrol dapat menyebabkan katastrofi Malthus. Beberapa menyangkal pendapat ini. Grafik berikut menunjukkan kenaikan logistik penduduk.
Negara-negara kecil biasanya memiliki kepadatan penduduk tertinggi, di antaranya: Monako, Singapura, Vatikan, dan Malta. Di antara negara besar yang memiliki kepadatan penduduk tinggi adalah Jepang dan Bangladesh.

Kependudukan di Indonesia

Dari segi kependudukan, Indonesia masih menghadapi beberapa masalah besar anatara lain :

* Penyebaran penduduk tidak merata, sangat padat di Jawa - sangat jarang di Kalimantan dan Irian.
* Piramida penduduk masih sangat melebar, kelompok balita dan remaja masih sangat besar.
* Angkatan kerja sangat besar, perkembangan lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah penambahan angkatan kerja setiap tahun.
* Distribusi Kegiatan Ekonomi masih belum merata, masih terkonsentrasi di Jakarta dan kota-kota besar dipulau Jawa.
* Pembangunan Infrastruktur masih tertinggal; belum mendapat perhatian serius
* Indeks Kesehatan masih rendah; Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi masih tinggi

Piramida Penduduk

Komposisi penduduk perlu diketahui untuk berbagai hal antara lain :
- Untuk mengetahui sumber daya manusia yang tersedia atas dasar usia maupun jenis kelamin
- Untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan kependudukan
- Untuk studi komparatif antar daerah
- Untuk mengetahui proses demografi

Komposisi penduduk menurut jenis kelamin dan umur
Ada 3 model :

Bentuk piramida penduduk dibadakan menjadi tiga macam yaitu :
1. Bentuk Limas (Expansive), menunjukkan jumlah penduduk usia muda lebih banyak dari pada usia dewasa maupun tua, sehingga pertumbuhan penduduk sangat tinggi, contohnya: Indonesia, Filipina, Mesir, Nigeria, Brazil.
2. Bentuk Granat (Stationer), menunjukkan jumlah usia muda hampir sama dengan usia dewasa, sehingga pertumbuhan penduduk kecil sekali, contohnya: Amerika Serikat, Belanda, Norwegia, Finlandia.
3. Bentuk Batu Nisan (Constructive), menunjukkan jumlah penduduk usia tua lebih besar dari pada usia muda, jumlah penduduk mengalami penurunan, contohnya: negara-negara yang baru dilanda perang.



Pengendalian jumlah penduduk

Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk, umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran. Dokumen dari Yunani Kunotelah membuktikan adanya upaya pengendalian jumlah penduduk sejak zaman dahulu kala. Salah satu contoh pengendalian penduduk yang dipaksakan terjadi di Republik Rakyat Cina yang terkenal dengan kebijakannya 'satu anak cukup'; kebijakan ini diduga banyak menyebabkan terjadinya aksi pembunuhan bayi, pengguguran kandungan yang dipaksakan, serta sterilisasi wajib.
Indonesia juga menerapkan pengendalian penduduk, yang dikenal dengan program Keluarga Berencana (KB), meski program ini cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. Program ini dinilai berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia.

Penurunan jumlah penduduk

Berkurangnya jumlah penduduk menyebabkan turunnya jumlah populasi pada sebuah daerah. Hal ini disebabkan oleh perpindahan daerah kesuburan atau oleh emigrasi besar-besaran. Juga oleh penyakit, kelaparan maupun perang. Namun seringkali oleh gabungan faktor-faktor tersebut. Di masa lampau penurunan jumlah penduduk disebabkan terutama sekali oleh penyakit. Pada tahun-tahun belakangan ini populasi penduduk Rusia dan tujuh belas bekas negara komunis lainnya mulai menurun (1995-2005). Kasus Black Death di Eropa atau datangnya penyakit-penyakit dari dunia lama ke Amerika merupakan faktor penyebab turunnya jumlah penduduk.

Transfer penduduk

Transfer penduduk adalah istilah untuk kebijakan negara yang mewajibkan perpindahan sekelompok penduduk pindah dari kawasan tertentu, terutama dengan alasan etnisitas atau agama. Hal ini terjadi di India dan Pakistan, antara Turki dan Yunani, dan di Eropa Timur selama Perang Dunia Kedua. Kebijakan transmigrasi oleh pemerintah Indonesiaselama orde baru bisa dikategorikan transfer penduduk. Perpindahan penduduk lainnya dapat pula karena imigrasi, seperti imigrasi dari Eropa ke koloni-koloni Eropa di Amerika, Afrika, Australia, dan tempat-tempat lainnya.

Ledakan penduduk

Buku berjudul The Population Bomb (Ledakan Penduduk) pada tahun 1968 oleh Paul R. Ehrlich meramalkan adanya bencana kemanusiaan akibat terlalu banyaknya penduduk dan ledakan penduduk. Karya tersebut menggunakan argumen yang sama seperti yang dikemukakan Thomas Malthus dalam An Essay on the Principle of Population (1798), bahwa laju pertumbuhan penduduk mengikuti pertumbuhan eksponensial dan akan melampaui suplai makanan yang akan mengakibatkan kelaparan.

Kualitas Penduduk

Kualitas Fisik
*Tingkat pendidikan : dari angka melek huruf


Angka melek huruf
Definisi
Angka Melek Huruf (AMH) adalah persentase penduduk usia 15 tahun keatas yang bisa membaca dan menulis serta mengerti sebuah kalimat sederhana dalam hidupnya sehari-hari

Kegunaan
AMH dapat digunakan untuk
• mengukur keberhasilan program-program pemberantasan buta huruf, terutama di daerah pedesaan di Indonesia dimana masih tinggi jumlah penduduk yang tidak pernah bersekolah atau tidak tamat SD.
• menunjukkan kemampuan penduduk di suatu wilayah dalam menyerap informasi dari berbagai media.
• menunjukkan kemampuan untuk berkomunikasi secara lisan dan tertulis. Sehingga angka melek huruf dapat berdasarkan kabupaten mencerminkan potensi perkembangan intelektual sekaligus kontribusi terhadap pembangunan daerah.

*Tingkat kesehatan :
IMR ( Infant Mortality Rate )


MOBILITAS SOSIAL
Definisi
Perpindahan individu, keluarga, atau kelompok sosial dari lapisan sosial lainnya
Mengapa dalam tulisan ini dibahas tentang mobilitas sosial? Dikarenakan dalam lingkungan sosial selalu berkesinambungan dengan mobilitas sosial

Jenis – jenis mobilitas sosial
*Berdasarkan tipe, mobilitas sosial dibedakan menjadi 4, yaitu :

1. Mobilitas vertikal, yaitu perpindahan individu atau objek dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial lainnya yang tidak sederajat
2. Mobilitas horizontal, yaitu perpindahan individu atau kelompok dari dari suatu kelompok sosial ke kelompok sosial lainnya yang sederajat
3. Mobilitas lateral, yaitu perpindahan perorangan maupun kelompok dari 1 unit wilayah ke wilayah dan secara tidak langsung mengubah status sosial seseorang
4. Mobilitas struktural, yaitu perpindahan yang disebabkan oleh inovasi teknologi, urbanisasi, pertumbuhan ekonomi, peperangan, atau kejadian – kejadian lain yang menyebabkan perubahan struktur dan jenis kelompok dalam masyarakat

* Berdasarkan ruang lingkup, mobilitas sosial dibedakan menjadi 2, yaitu :

1. Mobilitas intragenerasi, yaitu mobilitas sosial yang dialami seseorang dalam masa hidupnya, atau dengan kata lain mobilas yang mengubah status sosial seseorang sepanjang usianya mulai dari lahir sampai meninggal dunia
2. Mobilitas antargenerasi, yaitu mobilitas sosial yang terjadi antara 2 generasi atau lebih, atau mobilitas yang menyebabkan perbedaan status sosial yang dicapai seseorang dengan status sosial yang telah dicapai orang tuanya

* Faktor – faktor Mobilitas
1. status sosial
2. keadaan ekonomi
3. situasi politik
4. pertumbuhan penduduk

* Dampak Mobilitas Sosial
1. Mendorong seseorang untuk maju
2. Mempercepat perubahan social
3. Menimbulkan kecemasan dan ketenangan
4. Keretakan hubungan dalam kelompok primer
5. Menimbulkan pertentangan atau konflik, seperti
a. Pertentangan antarpribadi
b. Pertentangan antarkelas
c. Konflik antarkelompok
d. Konflik antargenerasi

Sumber :
www.wikipedia.org
www.ocw.gunadarma.ac.id
www.datastatistik-indonesia.com
buku Menguasai IPS SNMPTN sistem kebut semalam, ditulis oleh Muhammad Doddy dan Sri Yanto

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar