Sabtu, 29 Januari 2011

review film satu jam saja part 2

Sebelumnya di blog ini, saya pernah menceritakan saat itu sedang suka dengan lagunya Lala Karmela yang judulnya “satu jam saja”. Yang sepotong liriknya sbb :

Jangan berakhir

Aku tak ingin berakhir

Satu jam saja

Kuingin diam berdua

Mengenang yang pernah ada

Jangan berakhir

karena esok takkan lagi

Satu jam saja

Hingga kurasa bahagia

Mengakhiri segalanya

Awalnya saya kagum melihat videoklipnya yang sekiranya mewakili lagu ini. Videoklipnya merupakan bagian dari film yang judulnya sama dengan lagu ini, “satu jam saja”. Kemarin saya baru saja menonton filmnya.

this picture taken from here

Waaah nyesel abis kalo sampe ngga nonton filmnya. Asli bagus banget. Apalagi didukung dengan pemain yang sangat totalitas dalam mendalami karakternya. Jujur, setelah nonton film ini, saya langsung ngefans dengan Vino G Bastian. Vino sebagai Andika memerankan peran ini sangaaat pas. Biasanya Vino di film-film sebelumnya yang keseringan jadi bad boy, tiba-tiba di peran ini dia memerankan tokoh yang luar biasa baiknya. Banyak point dari sisi baiknya Andika (yang diperankan Vino). Andika rela bertanggung jawab atas kehamilannya Gadis (diperankan oleh Revalina) yang sesungguhnya bukan tanggung jawab dia. Padahal dia saat itu harus berangkat ke Jerman untuk menjalankan beasiswanya. Meskipun Gadis bersikeras supaya Andika tidak usah bertanggung jawab, namun Andika berjanji,”Gue janji ngga bakal nyentuh lo sedikitpun,Dis.”

this picture taken from here

Andika benar-benar memegang omongannya. Dia lindungi Gadis sebaik-baiknya. Namun sayang, suatu ketika Andika ngecewain perasaan Gadis dengan menyebut-nyebut Hans (yang menghamili Gadis diperankan oleh Andhika Pratama). Gadis pulang ke rumah Bundanya dan mulai berterus terang pada Bundanya tentang bapak dari anak yang dikandungnya. Bundanya bicara pada Andika,”Dik, kenapa kamu melakukan itu?”

“Melakukan apa, Bunda?”

“Melakukan yang bukan tanggung jawab kamu.”

“Saya merasa bersalah, Bunda.”

“Yang seharusnya merasa bersalah itu Gadis dan Hans. Bukan kamu.”

“Saya..saya..mencintai..saya mencintai Gadis.”

“Kenapa kamu mencintai seseorang yang orang itu tidak mencintai kamu?”

“Saya akan sabar. Saya akan sabar sampai Gadis mencintai saya. Walaupun hanya satu jam saja.”

Gadis melihat penuturan kalimat Andika. Keesokan harinya merupakan hari kebahagian mereka berdua. Gadis mulai luluh dengan kesetiaan Andika. Gadis menemani Andika bekerja.


Kebahagiaan terpancar dari ekspresi mereka berdua. Naah di saat momen itu, diputer lagu yang paaaas banget.

Andai engkau tahu

Bila menjadi aku

Sejuta rasa di hati

Lama telah ku pendam

Tapi akan kucoba mengatakan..

Kuingin kau menjadi milikku

Entah bagaimana caranya

Lihatlah mataku untuk memintamu

Aku ingin jalani bersamamu

Coba dengan sepenuh hati

Kuingin jujur apa adanya

Dari hati..dari hati..dari hati

Dari film ini saya mulai mengerti mengapa film ini berjudul “satu jam saja”.

Dari dialog antara Andika dan Bunda, “Saya akan sabar. Saya akan sabar sampai Gadis mencintai saya. Walaupun hanya satu jam saja.”

Dan yang terakhir, antara Gadis dan Andika,”Sendainya aja Tuhan ngasih aku waktu untuk mencintai kamu walau cuma satu jam saja, pasti hidupku bahagia.”

Pesan yang dapet saya tangkap : Ketika kita mencintai seseorang, ataupun seseorang mencintai kita, walau hanya satu jam saja, itu sangat berarti.

Ada dialog yang menggetarkanku lagi. Gadis berkata,”Dik, dingin Dik..Aku kedinginan.”

Saya jadi terpikir, mungkin seperti itulah ketika sakharatul maut. Subhanallah Maha Suci Allah..

Film satu jam saja sangat baguuus \(‘.’)/ yang belum nonton wajib nonton. Yang udah ngefans dengan Vino, bakal makin ngefans. Yang belum ngefans dengan Vino, siap-siap bakal ngefans :D

Selasa, 25 Januari 2011

happy sunday :)

seneeengnya hari minggu kmrn kumpul dgn sahabat, octa dan novi. Novi yg kuliah di Bandung, membawakan sebuah gelaaang


awalnya niat kumpul lagi hanya untuk meet n greet pemain film love in perth
this picture taken from here

Jujur aja gw belum pernah nonton film ini. Diantara kita bertiga, cuman Octa doang yang udah nonton :D Itupun alasan dia nonton, karena ada Derby. Nunggu para pemain yang dateng tidak sesuai jadwal, alhasil OST love in Perth yang judulnya "Cinta takkan salah" diputar berkali - kali. Itu membuat gw bisa hapal reff dari lagu tersebut.ckck

Sebelum pulang, ngga lupa foto-foto :)
Sekalian pamer gelaaaang
(ini adiknya octa)

Rabu, 19 Januari 2011

melihat sisi baik

Banyak banget hikmah yang dapat saya ambil dari mentoring hari minggu lalu, tepatnya tgl 16 Januari 2011. Terutama tentang pandangan kita menghadapi kehidupan ini. Sadarkah kita sering memandangnya dari sisi buruknya?

Berikut cerita dari kk mentor saya. Maaf kalau ada yang pernah dengar cerita ini. Hanya sekedar ingin sharing

this picture taken from here


Kisah seorang anak yang melihat ibunya menyulam. Saat ibunya menggunakan benang merah, si anak bertanya, “Bu, kenapa harus pakai warna merah?” Sang ibu tidak menjawab. Saat ibunya menggunakan benang hitam, si anak bertanya, “Bu, kenapa sekarang pakai benang warna hitam?” Sang ibu tetap bungkam. Saat sang ibu memberi lihat hasil sulamannya pada anaknya, si anak berkomentar, “loh kok jelek,bu?” Lalu sang ibu berkata,”Coba kamu ambil sulaman ini, lalu kamu perhatikan seksama.” Si anak mengambilnya dari tangan sang ibu. Lalu ia berkomentar, “Bagus banget,bu.”

Dari cerita ini, dapat disimpulkan bahwa kita keseringan bertanya,”Kenapa, sih harus kya gini? Kenapa, sih harus kya gitu?”

Setelah kita ketahui lebih dekat, kita terlalu memandang sisi buruknya saja. Coba kita jalani dengan penuh ikhtiar dan penuh syukur, kita dapat meraih kemudahan itu. Banyak sisi baik yang pada akhirnya kita rasakan. Sesungguhnya Allah Maha Tahu yang terbaik untuk hamba – hambaNya

Hati saya merasa berdebar – debar ketika mendengar pencerahan tersebut. Yang saya pikir, saya sering seperti itu dan sedang mengalami masa ini

Kamis, 13 Januari 2011

haruu

Tadi sekitar pkl. 16.00. gw baru aja dengerin suatu kisah di radio, tepatnya i-radio fm. Berikut kisahnya..

Seorang wanita yang buta, akhirnya mendapat sepasang donor mata dari seseorang yang tak dikenalnya. Ketika matanya kini bisa melihat dunia dengan jelas, sang kekasih bicara, “wah,sekarang kamu bisa melihat ya. Kini maukah kamu menikah denganku?”

Si wanita terkejut bukan main. Bagaimana tidak? Mata sang kekasih buta. Ditolaknya mentah-mentah tawaran sang kekasih.

Sang kekasih sedih.Tak kuasa ia menangis. Lalu ia menulis surat untuk wanitanya

"Sayang, jaga baik-baik bola mataku ya"


Setelah kisah ini diceritakan, penyiar radio memutar lagu terima kasih cinta yang dinyanyikan oleh Afgan

Tersadar didalam sepiku
Setelah jauh melangkah
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekap tanganmu

Terima kasih cinta untuk segalanya
Kau berikan lagi kesempatan itu
Tak akan terulang lagi
Semuaaa kesalahanku yang pernah menyakitimu


Sabtu, 01 Januari 2011

kembang apian

memang saya tidak merayakan tradisi tahun baru. Tapi tak ada salahnya melihat kembang api yang super megah. Seneng aja ngeliatnya.hehe. Apalagi kalo melihat kembang api super megah di negara berikut ini bareng future husband *ngarep abis*


1. Sydney

this picture taken from here
tadi saya nonton berita, menurut pembaca beritanya, di tempat ini dinyalakan kembang api super megah dibandingkan yang lainnya. Ngga salah, sih. Lihat deh. Megaaaaahnya

2. Paris

this picture taken from here
Kita semua tahuu dooong Paris ini romantis abis. Ngga usah diragukan lagi deeh ;)

3. London

this picture taken from here
Menakjubkan yaaaah :3


Masih banyak lagi tempat nonton kembang api yang super megah. Tapi tempat - tempat yang saya sebutkan di atas sekedar referensi tempat yang pengen bgd saya kunjungiiii buat ngeliatin kembang api super megaaaah.haha

Jumat, 31 Desember 2010

bicara tentang..

Kali ini saya mau share puisi yang tentunya sedang saya alami.hehe

Saya tidak kasih judul.Semoga yang membacanya mengerti maksud dari isinya :)


Kau cukup salah menilainya

Aku tak pernah mengunci

seerat yang kau kira

Kau cukup tahu menilainya

jika benar terdapat celah,

meski tak selebar yang kau kira

Banyak waktuku untuk meneriakki malam,

yang kusadar takkan pernah ada yang mendengar

Takkan bisa berceloteh dengan siang

jika takut mereka tertawa

Kau takkan bisa menerawang senja

jika tak pernah berusaha mencaritahunya

Aku memang bimbang

Tapi jangan pernah salahkan aku

Aku tak pernah salah seutuhnya

Sebab, hanya sedikit hembusan saja

yang tersentuh olehku

yang takkan bisa

kujadikan acuan bila benar ada harapan itu

Tolong yakinkan aku bila benar adanya


oleh: Dina Rifdalita


Selasa, 14 Desember 2010

sarapankah anda?

Kesalahan terbesar yang banyak dilakukan oleh wanita adalah takut sarapan, dan takut makan malam. Alasannya, takut gemuk atau terbiasa makan sedikit. Padahal, sepanjang malam, cadangan energi kita berkurang sebanyak 80%. Tanpa adanya makanan yang masuk, tubuh akan mulai menghemat energi dan membakar lebih sedikit kalori. Akibatnya, metabolisme melambat, pembakaran lemak tidak efektif, dan tubuh lemas. Studi dari Tufts University menyebutkan, wanita yang tidak pernah sarapan, cenderung 5 kali lebih gemuk dibanding yang rutin sarapan. Jadi sarapanlah yang cukup, 400 kalori dengan menu yang sehat.


empat syarat sarapan sehat: cukup karbohidrat, protein, serat, dan lemak baik

"Sebuah penelitian membuktikan, anak yang rutin sarapan akan lebih berprestasi ketimbang yang tidak biasa sarapan. Selain itu, sarapan adalah dasar dari pola makan sehat yang akan berlanjut ke makan siang dan makan malam. Dengan pola makan yang benar, tubuh akan menjadi fit dan bugar. Sarapan itu seperti tabungan hidup sehat," jelas Katherine Zeratsky, R.D.,L.D, ahli nutrisi dari Mayo Clinic.

Kapan waktu sarapan yang tepat?
"Sarapanlah antara pkl 5.30 - 7.30. Jangan terlalu siang karena akan mengacaukan pola makan siang dan waktu - waktu makan sesudahnya. Jangan juga terlalu pagi karena nanti akan kelaparan jauh sebelum waktu makan siang tiba," saran dari dr Diani Adrina, SP.GK, dokter ahli gizi yang kini berpraktik di RS Mitra Kemayoran, Jakarta


sumber : majalah PREVENTION Indonesia